IBU, AKU RINDU

By Astari Ratnadya - Wednesday, May 31, 2017

“Sejauh apapun kamu melakukan perjalanan, jangan lupa untuk selalu pulang kerumah”.
Nasehat itu sering sekali ibu berikan kepada anak – anaknya, apalagi kepada anak sulungnya ini yang seringkali bepergian lama.

Sepertinya ibu sudah paham akan hobi anak sulungnya ini. Melakukan perjalanan panjang bagiku bukan hanya sekedar untuk pamer foto di sosial media, tapi lebih belajar bagaimana cara berkomunikasi dan bersosialisasi dengan baik kepada orang – orang baru.


Aku suka melihat orang – orang di desa yang hidup tenang tanpa harus khawatir pada debu dan polusi. Aku suka melihat anak – anak di Indonesia Timur yang begitu bersemangat pergi ke sekolah, walaupun hanya berbekal sandal jepit. Dan aku suka menjadi pejalan yang selalu diterima dengan baik oleh masyarakat sekitar.

Menjadi anak rantau, membuatku kaya akan pengalaman hidup dibanding teman – teman seusiaku yang masih berada di zona nyamannya.


Buat aku yang sudah “sah” menjadi anak rantauan dan hidup jauh dari orangtua sejak delapan tahun yang lalu, otomatis momen kumpul bareng keluarga menjadi momen favorit.

Semenjak memutuskan untuk mencari nafkah di ibukota, momen kumpul bersama keluarga hanya sebatas virtual saja. Dengan kecanggihan teknologi masa kini, sejauh apapun jarak dengan orang tersayang akan terasa dekat dengan video call. Tapi tetap saja ada perasaan berbeda tatkala berjumpa langsung dengan orang tersayang dan berjumpa melalui video call.

Kadang dengan kesibukan di kantor, aku suka lupa untuk menelpon ibu. Padahal ibu selalu menyelipkan doa untuk anak – anaknya dalam setiap sujudnya. Kesibukan sebagai karyawan diibukota, kadang membuat lupa akan cinta kasih ibu.

Memang sih bisa mengobati rasa rindu sedikit. Ketika bisa melihat wajah ibu dan mendengar nasehatnya yang bisa ngalahin mamah dedeh. Salah satu moment favorit dalam hidupku adalah kumpul keluarga.

Apalagi pas mau lebaran. Aku inget ibu pernah bilang gini “mumpung keluarga masih lengkap, lebaran lah dirumah”. Makanya, anak gadis yang satu ini selalu ada dirumah pas lebaran.
Selain makan ketupat, opor ayam dan minta duith THR, momen lebaran juga menjadi waktu yang pas banget buat minta restu nikah maaf ke orangtua. Apalagi ke ibu.

Makanya, momen Ramadhan ini menjadi waktu yang tepat buat bilang “Maaf Ibu”. Apalagi ketika sudah menonton video “Kasih ibu”, video persembahan PANTENE dan DOWNY untuk balas cinta tulus dari ibu.

PANTENE dan DOWNY bakal membuat momen lebaran menjadi spesial.

Pantene believes that strong is no just a line but a philosophy today’s woman are strong because they were raised by strong women.

Downy believes that fragrance can remind of you so many things. Even a whiff of something can trigger special memories. Memories of childhood and also emmories of mom.

Video dengan kolaborasi dua diva Indonesia ini yakni Anggun C. Sasmi dan Andien, menginspirasi untuk membalas cinta kasih akan ketulusan cinta seorang ibu.

Lirik lagu “Kasih Ibu” ini puny aarti yang berbeda dari kita kecil hingga sekarang sudah tumbuh menjadi dewasa atau bahkan sudah menjadi ibu. Keunikan lagu ini dari liriknya yang diciptakan dari pesan – pesan di media sosial dengan tagar #MaafIbu.

Kalian bisa lihat video persembahan PANTENE dan DOWNY di sosial media Youtube Pantene Indonesia dan Downy Indonesia lewat link berikut http://tiny.cc/maafibu .



Punya foto bareng ibu ?
Jangan lupa juga untuk ikut foto kontes #MaafIbu di Instagram, Karena bakal ada hadiah special dari PANTENE dan DOWNY. Periode giveawaynya dari tanggal 29 Mei sampai 5 Juni 2017.

Yuk, buruan ikutan. Siapa tahu hadiah diatas jadi milik kalian gaes. Oh ya jangan lupa buat submit link instagram kalian di bit.ly/KEB_maafibu ya. Kalau mau tengok syarat dan ketentuan giveaway dengan lengkap bisa langsung ke bit.ly/KEBMaafIbu
Pokoknya jangan pernah bosan untuk mengabadikan momen kebersamaan kalian dengan  ibu tercinta.

Titip salam buat ibu kalian ya 😊

  • Share:

You Might Also Like

9 komentar

  1. Jadi ingat nasehat ibuku dulu waktu aku masih gadis ((((gadis))) ��
    Sejak SMA sekolah di luar kota n ngekost, kalo jarang pulang, pasti diingetin, jangan lupa pulang �� Sekarang udah berkeluarga mau sering2 pulang ke rumah Ibu malah gak bisa ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selagi keluarga masih lengkap, aku diwajibin untuk pulang kerumah kalo lebaran. Nasehat ibu tuh selalu melakat banget yah mbak hihi. Ibu, aku rindu.

      Delete
  2. Ah.. sedih banget lah kalau inget tentang ibu. Selalu melow kalo ada yang bahas soal ibu. Tinggal jauhan kayanya masih belum sanggup.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ibu, aku ridnu, Trus cepet - cpeet booked tiket ke Palembang hehe. Titip salam buat ibumu yah mbak.

      Delete
  3. Jadi inget dulu kalo lagi pulang kampung tuh susah banget supaya bisa naik gunung, udah seminggu terus2an minta ijin ga dikasih. Akhirnya pada hari H packing sembunyi2, pas brgkt eh ketahuan tp akhirnya saya tetap berangkat juga 😁.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaaah tetep ya walau ngumpet ngumpet, ketahuan juga.
      Titip salam buat ibumu yah kak.

      Delete
  4. Itu videonya sedih banget emang. :( *lalu ngubek2 hape nyari foto bareng ibu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua yang berkaitan dengan ibu itu emang penuh cerita dan haru yah kak :') .

      Delete