Udah 2021 nih hyung, udah mau pertengahan tahun juga. Terasa cepet banget nggak sih ini waktu berjalan, eh apa cuma aku aja yang merasa begini hahaha.

Belum lagi semenjak COVID-19 bener-bener stay at home dan keluar rumah untuk keperluan mendesak saja ( hmm bisa dihitung jari sih aku keluar rumah selama pasca Januari-Mei 2021 ini ). Tapi demi memutus rantai penularan COVID-19, stay at home is a good idea.

Oh ya 21 April lalu Hari Kartini, dan aku makin bangga nengok kiprah wanita Indonesia yang makin sukses dengan bidangnya masing-masing. Ada yang sukses di bidang ekonomi, sosial, budaya, kuliner, bahkan sukses sebagai konten kreator. You are rock guys !

Kartini gak sia-sia memperjuangkan cita-citanya untuk membuat wanita Indonesia kuat dan berani mengejar cita dan cintanya. Kalau ngomongin kartini masa kini, wanita juga perlu mandiri secara finansial lho. Dimana seorang wanita bisa menghasilkan uang dan juga bisa mengelola keuangannya secara mandiri dan tau kapan akan mengambil keputusan untuk menggunakan uangnya.  Entah itu untuk meringankan beban keluarga, membantu sanak saudara, atau sekedar belanja kebutuhan seperti tas ataupun kosmetik hehe.

Apalagi untuk wanita yang sudah berkeluarga, harus bisa dengan baik mengatur incomenya, salah-salah dikit malah bisa bikin trouble dalam rumah tangga.

Nah btw sebagai salah satu FWD Blogger Squad mau share nih mengenai poin wajib yang harus dipahami untuk jadi wanita mandiri secara finansial saat sudah menikah (ini dari beberapa literasi yang aku baca yah).

1. Memiliki Penghasilan

Seorang wanita mandiri secara finansial harus punya penghasilan sendiri supaya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari entah itu sekedar beli garam di warung ataupun beli skincare, memenuhi kebutuhan mendadak misalkan bayar spp anak,. Nah penghasilan istri ini bisa bantu penghasilan suami yang mungkin dirasa kurang.


2. Memiliki Tabungan

Seorang wanita itu akan jadi ‘manajer keuangan’ dalam rumah tangga, jadi kudu pintar mengelola keuangan.Salah satunya adalah dengan memiliki tabungan.

Tabungan ini bisa berfungsi sebagai dana darurat yang dapat dipakai sewaktu-waktu untuk keperluan mendadak dalam jangka pendek. Inget! harus rajin menabung yah! menabung pangkal kaya hehe.

3. Memiliki Proteksi Diri atau Asuransi

Nah ini hal yang suka dianggap sepele sama sebagian orang. Padahal proteksi diri itu penting banget lho.Wanita yang mandiri secara finansial pasti paham pentingnya proteksi diri dengan asuransi.

Jadi dengan adanya asuransi, pos-pos keuangan yang sudah dikelola tetap berada pada pos-nya masing-masing dan enggak bakal terganggu. Say bye bye sama pengeluaran mendadak untuk proteksi diri karena sudah ditanggung sama asuransi.

Salah satu produk asuransi dasar yang wajib Kamu punya adalah asuransi kesehatan seperti Asuransi Bebas Handal yang mudah dibeli secara online, di ifwd.co.id.

Jadi Asuransi Bebas Handal ini menawarkan manfaat rawat inap termasuk biaya kamar, biaya dokter, obat-obatan, perawatan setelah rawat inap dan biaya tindakan bedah, dengan pilihan kontribusi mulai dari Rp75 ribu dan pilihan manfaat tahunan hingga Rp100 juta.

Selain itu ada juga produk asuransi syariah dari FWD Insurance yang punya Manfaat Khusus Covid-19 tanpa tambahan biaya untuk seluruh nasabah aktif maupun yang baru bergabung selama periode 1 – 30 April 2021 agar mendapatkan Manfaat Khusus Isolasi Mandiri (Isoman) serta perlindungan termasuk pengobatan selama masa isolasi mandiri. Untuk mengetahui informasi lainnya mungkin bisa cek instagram FWD di @fwd_id . Nah jika kamu sudah memiliki FWD Insurance kamu bisa  Download FWD Max untuk mengetahui polis asuransi dan klaim asuransi juga ada aneka promo menarik yang mendukung lifestyle  kita lho.

4. Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Khusus untuk wanita yang telah memiliki anak, hal urgent yang perlu dipikirkan adalah memastikan anak dapat mendapatkan pendidikan terbaik. Duh aku inget banget gimana ayah ibuku selalu berupaya anak-anaknya untuk bisa menuntut ilmu di sekolah dan kampus terbaik. (Trus aku mikirin kira-kira nanti kalau aku udah punya anak, biaya spp anak berapa yah *eeeh). 

5. Memahami Pentingnya Investasi

Nah Wanita yang mandiri secara finansial juga kudu paham pentingnya investasi. Percayalah investasi untuk masa depan yang lebih cerah.


6. Menyiapkan Dana Pensiun

Kita kudu paham kalau tenaga kita gak akan sekuat saat masih muda, ada saatnya memasuki usia pensiun atau mungkin ingin fokus mengurus anak di rumah. Nah supaya bisa menikmati hal itu, seorang wanita dapat menyiapkan dana pensiun sejak dini.

Nah kira-kira kalian ada tambahan lagi ndak buat kriteria jadi wanita mandiri secara finansial? atau mungkin ada yang memiliki salah satu di antara kriteria tersebut? Atau bahkan sudah memiliki semua kriterianya? Jika belum, yuk mulai lakukan dari sekarang! ndak ada kata terlambat! Yuk Berani Melangkah.