Events
Showing posts with label Events. Show all posts
TERPIKAT PRODUK UNGGULAN PROVINSI DI RE-LAUNCHING SMESCO
Sunday, April 1, 2018
Berhubung weekend kali ini nggak ada jadwal terbang sama sekali, aku menerima undangan dari Indonesia Corners untuk melihat langsung Re-Launching Produk Unggulan Provinsi di SMESCO.
Event SMESCO kali ini bertepatan dengan Minang Festival yang diadakan selama dua hari yakni tanggal 31 Maret - 1 April 2018. Kalian yang tinggal di Jakarta mungkin sudah sering wara - wiri di depan gedung SMESCO yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto ini.
Untuk kalian yang belum tau tentang SMESCO, let me tell you little bit. SMESCO ini rumah bagi semua produk - produk provinsi yang ada di Indonesia. Total ada 34 Paviliun Provinsi yang mendisplay produk unggulannya di SMESCO. Nah Re-Launching produk unggulan provinsi kali ini dibarengi dengan Minang Festival yang bertabur dengan kuliner asli ranah minang tentunya.
Tujuan Re-Launching ini sendiri antara lain :
Pertama, memberikan layanan sarana pemasaran bagi produk unggulan provinsi. Caranya dengan membuat paviliun provinsi lebih ciamik sebagai referensi tempat terbaik untuk ngedapetin produk lokal buatan anak negeri.
Kedua, membangun kepercayaan para pelaku KUKM dan Pemda maupun Dinas Daerah untuk mengelola paviliun provinsi. Tentunya dengan proses kurasi produk! demi meningkatkan daya saing produk.
Ketiga, sebagai layanan promosi melalui media sosial. Dengan kemajuan teknologi yang super canggih, pemasaran produk pun dapat melalui layanan promosi media sosial, tentulah untuk meningkatkan engagement di media sosial, setiap produk di paviliun provinsi mempunyai keunikan sendiri - sendiri.
Nah kalau dari tujuan yang dijabarkan kemarin, aku bisa menangkap poin penting. Produk Unggulan Provinsi ini bisa menjadi referensi bagi setiap pengunjung yang datang ke masing - masing paviliun. Contoh sederhananya gini, misalkan aku datang ke Paviliun NTB, produk unggulannya antara lain tas rotan, anyaman rotan dan kain tenun. Nah dari situ aku bisa langsung tertarik dengan produk unggulan tersebut. Produk Unggulan ini juga punya zonasi berdasarkan jenis produk sehingga memudahkan pengunjung dalam mencari produk yang diinginkan.
Gimana ? pada penasaran nggak sama produk unggulan yang ada disana ?? Yuk mampir ke SMESCO. Lokasinya di kawasan strategis Gatot Subroto. Kalau menggunakan transportasi umum ke smesco tinggal naik Trans Jakarta dan turun di halte Pancoran Barat.
Kalau cukup sulit berbuat hal besar untuk bangsa ini, mulailah berbangga menjadi bagian dari indonesia dengan mencintai karya anak bangsa. #LokalBikinBangga.
Muslim Fashion Festival, Talkshow santai dengan orang pandai
Thursday, June 2, 2016
“Fashion isn’t about the show only”
Sudah baca artikel saya tentang Muslim
Fashion Festival sebelumnya ?
Disana saya tuliskan, kekaguman saya
dengan orang – orang dibalik terselenggaranya Muslim Fashion Festival.
Bisa dibilang event tersebut sukses
menarik minat banyak pengunjung untuk kesana (mengingat ini kali pertama Muslim
Fashion festival diadakan).
Talkshow santai dengan orang pandai
Lucky me, saya punya kesempatan untuk
mengikuti talkshow dan selfie bareng bertemu dengan salah satu desainer
Indonesia yang berada di balik Muslim Fashion Festival. Adalah Franka Soeria
(Modest fashion Expert), seorang desainer perempuan berkewarganegaraan
Indonesia yang menetap di Turki. Kiprahnya dalam dunia fashion sangat
membanggakan Indonesia. Dialah sang penggagas Istanbul Modest Fashion Week dan
wakil dari Indonesia Fashion Chamber yang mendatangkan fashion designer dari
berbagai negara ke Muslim Fashion Festival, kemarin.
Berbicara mengenai fashion, pasti akan
selalu berkaitan dengan produk fashion dan penjualannya. Berhubung saya fresh
graduates Sarjana Ekonomi, ehm :p , izinkan saya untuk berbicara mengenai penjualan.
Karena bidang penjualan turut menambah devisa negara. Apalagi penjualan
ekspor!!!. Kan lumayaaaan untuk menambah pendapatan negara buat pembangunan
negeri.
Oh ya, Indonesia juga sedang
mempersiapkan diri untuk menjadi pusat fashion muslim dunia di tahun 2020
mendatang. Tentunya untuk dapat menjadi pusat fashion muslim, Indonesia harus
tetap melakukan promosi dan menambah banyak relasi. Yah, walaupun Indonesia Alhamdulillah
memimpin di Asia untuk moddest fashion. Dan yang paling penting adalah -> “Harus
PD mempromosikan karya”!. That’s the point!!. Jangan hanya show – show aja,
tapi penjualan gak meningkat. Kan sedih. Maka dari itulah, para desainer
Indonesia harus supply produknya dan tingkatkan penjualannya.
Mempromosikan karya menjadi hal penting untuk dapat dikenal orang luar. Belum lagi, dunia fashion sudah merambah sosial media. Fashion dan sosial media sangat berkaitan. Belum lagi Sosial media sangat membantu dalam mempromosikan sebuah karya.
Mempromosikan karya menjadi hal penting untuk dapat dikenal orang luar. Belum lagi, dunia fashion sudah merambah sosial media. Fashion dan sosial media sangat berkaitan. Belum lagi Sosial media sangat membantu dalam mempromosikan sebuah karya.
Salah satu contohnya, produk Scarf dari Bawal
Aidijuma yang dipasarkan melalui sosial media yakni instagram.
Datin Norjuma binti habib Mohamed
(founder CEO BawalAidijuma), scarf unik dengan dua desain yang menarik ini
beliau pasarkan melalui instagram. selain itu, store Aidijuma juga sudah
tersebar di beberapa negara seperti Singapore, Brunei, Malaysia, Turki dan
kabarnya akan merambah ke Indonesia.
Salah satu hal yang harus diperhatikan
dalam penjualan melalui instagram adalah GAMBAR (foto produk). “Foto Produk
menjadi penentu keberhasilan penjualan” ungkapnya. Setuju kan?!?.
Saya sih kalau mau beli busana muslim,
tapi kalau fotonya tidak menarik yaah ogah deh beli :p .
Teks & Foto : Astari & Aristya
Muslim Fashion Festival, kreasi dan prestasi untuk negeri
Saya masih ingat, kali pertama berlenggak lenggok di panggung saat mengikuti pemilihan di sebuah ajang model di Palembang. Saat itu usia saya masih 9 tahun dan baru kali pertama bergaya bak seorang model. Beda dengan finalis lainnya yang sudah berpengalaman di dunia modeling, belum lagi usia mereka yang lebih dewasa dibanding saya, yang waktu itu masih bocah banget.
Memasuki usia 19 tahun, barulah saya melihat langsung fashion show sebuah perhelatan event fashion di kawasan Senayan. Para model berlenggak – lenggok elegan ditengah runway. Dari situlah dunia fashion membuat saya jatuh hati. Jatuh hati dengan berbagai event fashion.Dan jatuh hati dengan pekerjaan sebagai peragawati. Entah kapan bisa berlenggak lenggok di runway :p.
Baru – baru ini saya
mendapat kesempatan langsung melihat sebuah ajang fashion muslim yang
diselenggarakan di kawasan Istora Senayan. Muslim Fashion Festival (MUFFEST),
sebuah ajang fashion muslim bertaraf internasional yang minggu lalu sukses
digelar. Ajang fashion yang baru pertama kali diadakan ini berrhasil menyedot
perhatian berbagai negara. Desainer, Fotografer, Reporter, Jurnalis, hingga
Blogger dari beberapa negara hadir menyaksikan Muslim Fashion Festival yang
berlangsung lima hari (25 - 29 Mei 2016) di Parkir Selatan Istora Senayan.
Ajang Muslim Fashion
Festival yang mengusung tema #ScreenshotTheLook yang menjadi trending topic
Indonesia di twitter ini jelas menyedot perhatian. Ajang fashion bertaraf
internasional yang digelar untuk mengangkat keragaman gaya busana muslim dari
para desainer terbaik Indonesia. Disamping itu, melalui MUFFEST, Indonesia
dapat menjadi pusat fashion muslim di tingkat Asia di tahun 2018 dan tingkat
dunia tahun 2020. Mari kita doakan :)
Mumpung sedang tidak
ada kegiatan diluar kota, saya menyempatkan diri datang ke Muslim Fashion
Festival dengan kapasitas saya sebagai Travel Blogger penyuka fashion.lantas
apa saja sih yang menarik di Muslim Fashion Festival?
Berikut saya rangkum lima
hal seru selama Muslim Fashion Festival.
1.
Bertemu Desainer – Desainer terkenal
Tentu bukan hal asing dalam setiap ajang fashion,
kalian bertemu dengan desainer – desainer terkenal macem Anne Avantie, Dian
Pelangi, Hannie Hananto, Ria Miranda, Jenahara, Eridani, Dini Pratiwi Ira,
Poppy Theodorin dan
desainer lainnya yang sepertinya sulit untuk saya sebutkan satu persatu
(mengingat banyaknya desainer berbakat yang hadir di ajang Muslim Fashion Festival).
2.Melihat Fashion Show
secara Live
Salah satu favorit saya datang ke
event fashion yakni menyaksikan fashion show secara LIVE!!, ia live, biasanya
kan cuma liat dari layar TV doang (belum lagi tv di kosan udah semutan. Baca
: Jadul).
3. Berburu busana muslim
Ehm , ini sih hal yang paling seru!.
Apalagi kalau mampir ke booth – booth yang menyediakan beragam diskon dan bonus
bagi pengunjung. Banyak banget booth yang ada di Muslim fashion Festival
kemarin. Saya sih alhamdulillah udah bawa satu kantong belanja buat busana
lebaran nanti :)
4. Dapat ilmu dari talkshow seru
Setiap hari selalu ada talkshow seru
di Muslim Fashion Festival yang tentunya bisa nambah ilmu baru buat wanita
solehah macem saya ini. Selain ilmu dan pengetahuan baru, dapat banyak kenalan
juga. Kalau Jodoh?? Hmmm, itu kehendak tuhan.
5. Berburu souvenir menarik dari
berbagai Booth
Ada yang doyan ngumpulin souvenir ?
Nah, di ajang Muslim Fashion Festival ini juga, pengunjung bisa membawa pulang
beragam souvenir yang disediakan dari booth – booth sponsor. Misalkan nih,
ngebawa t-shirt eksklusif bertuliskan ”Pesona Indonesia” dari booth Kementrian
Pariwisata, atau langsung mendapat voucher belanja dari blibli.com kalau mampir
ke booth mereka. Seru nggak sih?? Seru Pokoknya!.
![]() |
| Pict by : Instagram @HannieHananto. |
Hari terakhir Muslim Fashion Festival begitu
berkesan bagi saya. Setelah kolaborasi fashion show dari Sarung Tenun Mangga oleh
Dwico Iskandar dan Oka. Closing Ceremony pun berlangsung, dengan berkumpulnya
semua designer ditengah runway.
“Bintang itu indah bukan karena mereka bersinar sendiri, tapi karena mereka bersinar bersama – sama”
Muslim Fashion Festival tidak akan berhasil terselenggara tanpa adanya
penyelenggara yang hebat!. Proud to Indonesia Fashion Chamber (IFC) sebagai
penyelenggara Muffest, yang tentunya didukung oleh berbagai pihak
dibelakangnya. Hijabersmom Community
(HmC) , PT. Ditali Cipta Kreatif Kementerian Koordinator
Bidang Perekonomian, Kementerian
Perdagangan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perindustrian, Kementerian
Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, dan Badan Ekonomi Kreatif, Fotografer,
Desainer, Blogger, Makeup & Hair Do, dan Volunteer, serta sponsor lainnya
yang tidak bisa saya sebutkan satu – persatu (lupaaaa, maafkan).
Sampai ketemu di Muslim Fashion Festival 2017 di JCC ya :).
Teks & foto :
Astari & Aristya
SmescoDigipreneurDay, Globalkan Local Brand lewat Digipreneur
Thursday, April 21, 2016
“Kalian semua disini harus siap loh dengan datangnya MEA
nanti. Kalian bakal bersaing dengan calon karyawan dari berbagai negara ASEAN.
Sudah siaaap belooom ???”.
| kenalin, ini asisten saya (yang pake jilbab) :p |
Jaman masih berstatus mahasiswa disalah satu kampus
pariwisata kenamaan di Jakarta, dosen yang mengajar selalu ngasih wejangan ke
mahasiswanya supaya siap mental, lahir dan batin, untuk menghadai era MEA. Ya iyalaaah
bukan saatnya lagi buat berlama – lama nongkrong di kantin kampus demi sepiring
nasi plus ayam bakar atau semangkok bakso urat!!!.
Udah pada tau MEA kan ???
Yang belom tau, sini saya kasih pencerahan sedikit. Mumpung
masih fresh graduate sebagai Sarjana Ekonomi *eehhm. Jadi, MEA ini merupakan
kepanjangan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN. Dimana semua warga ASEAN
berkesempatan untuk melamar kerja di wilayah ASEAN. Misalkan saya yang lulusan manajemen,
ingin mendaftar kerja di Thailand sebagai dosen manajemen. Bisaaa looh!! atau
misalkan orang Filipina yang apply pekerjaan sebagai babysitter. Asalkan memenuhi
syarat dan ketentuan yang berlaku. Dampak dari MEA ini adalah banyaknya saingan
kalian wahai adik – adik yang baru wisudaaa, untuk mendapatkan pekerjaan. Kalian
bersaing sama bule – bule ASEAN lho. Sing sabar to nduk :).
Dampak baiknya adalah perdagangan terbuka yang berpeluang
mengenalkan produk Indonesia dikancah dunia. (tapi tetap harus diawasi loh
perdagangan terbuka ini, jangan sampe merugikan negeri tercinta ini).
SmescoDigiPreneurDay
Sebagai anak muda kelahiran ’94 yang emang cinta sama dunia
management khususnya management pemasaran dan Alhamdulillah udah lulus jadi
sarjana ekonomi *cieee*, ngeliat info mengenai SmescoDigipreneurDay yang viral
banget di timeline sosial media, sungguh sangat menariiik untuk ditelisik lebih
jauh mengenai event tersebut. Belum lagi jarak kosan ke smesco cuma ngeluarin
ongkos empat ribu doang buat naik kopaja, that’s why saya yang jadwalnya padat
ini meluangkan waktu ke Smesco buat belajar dan mencuri ilmu dari pembicara
yang dihadirkan oleh SmescoDigiPreneurDay.
Namanya juga penggiat sosial media, rasanya kalau ada acara
yang bikin pinter macem SmescoDigiPreneurDay ini sedih kalau dilewatkan. Belum lagi
topik yang dibahas berkaitan banget sama pekerjaan sebagai kuli nulis disini.
Pengguna sosial media di Indonesia saja jumlahnya lebih dari
delapan puluh jutaaa lho!. lebih banyaak dari jumlah responden jaman saya
skripsi dulu. Etapiii yang kerennya lagi, gaya hidup dunia digitalnya orang
Indonesia ini lebih kepada belenjong online, googling, serta hiburan dan
travel. Segitu banyaknya pengguna sosial media di Indonesia, masa ia pada gak
bisa bantu buat menglobalkan local brand. Kalian mau negeri kita yang kaya raya
ini terpuruk, Cuma karena anak mudanya yang pengguna sosmed Cuma bisa upload
foto narsis pake 360 doang! Saya sih No!. Selagi masih bisa, saya bakal bantu
Caranya gampang koook. Tulis
– Jepret – Bagikan.
Nah, kalian bisa dateng ke Smesco yang letaknya gak terlalu
jauh dari halte busway pancoran barat. Disana ada Paviliun Indonesia yang
berisi produk – produk UKM terpilih dari 34 provinsi di Indonesia. Smesco ini
memang rumah bagi produk – produk UKM berkualitas dan sangat mendukung
perekonomian lokal lewat local brand.
Contohnya nih ya lewat sebuah foto saja, kita bisa membuat
sesuatu menjadi dikenal orang banyak. Jika membagikannya di sosial media.
Untuk memotret pun tidak asal jepret sana sini menghabiskan memori.
Ada ide dan konsep yang dimiliki oleh setiap fotografer, yang tentunya berbeda
satu sama lain. Kemudian teknik dalam penangkapan gambar, yang bisa dilihat
dari kecepatan, f/stop (hal – hal teknis).
Inget yaaah, Fotografi itu bukan seberapa mahal
kamera kalian, bukan juga seberapa panjang lensa yang kalian punya. Tapi ide
dan konsep. Pak Ferry selaku pembicara yang sudah berpengalaman selama 30 tahun
didunia fotografi saja masih memerlukan konsep untuk foto yang akan dia jepret.
| Om Ferry, Fotografer kondang Indonesia. |
Digital photography pun sangat membantu dalam mempromosikan
local brand. Mulai dari jamannya kamera analog sampai kamera digital. Promosi dalam
digital photography memang lebih menariiik untuk dilihat. Hal ini pun tak luput
dari peran pemain media sosial seperti
blogger, fotografer, videographer.
Oh ya selain itu juga, untuk blogger dan instagrammer harus
pinter – pinter menjaga konten lho. mas efenerr dan mas putra agung, sepakat
mengiyakan kalau Konten itu penting. Istilahnya kita punya branding untuk blog
ataupun instagram milik kita. Dengan konten yang berkualitas, percaya dehhh
bakal banyak agency yang ngelirik buat penawaran kerjasama :) .
And finally, Apresiasi yang sebesar – besarnya untuk bapak
Ahmad Zabadi selaku Direktur LPP – KUKM Smesco yang sudah membuat Smesco
menjadi rumah bagi produk – produk UKM unggulan Indonesia.
Teman – teman ada yang datang ke SmescoDigiPreneurDay
juga kah ?
Indonesia, Pesta Peluncuran Firefox Teranyar
Monday, May 12, 2014
| Stiker + Tiket + SWAG Mozilla |
Mozilla Indonesia
menyelenggarakan Pesta Peluncuran Firefox Teranyar. Sebelum acara dimulai,
peserta yang sudah reservasi, diharuskan registrasi kembali di meja panitia
untuk mendapatkan Stiker Identitas, Tiket Nonton “The Amazing Spiderman 2” dan “SWAG”
nya Mozilla. Setelah melakukan registrasi ulang, peserta dipersilakan menuju MozPhotoBooth
yakni booth photo yang disediakan oleh pihak Mozilla. Peserta bisa berfoto
narsis dengan background backdrop Mozilla dan berbagai emote lucu lainnya. Jangan
takut kelaparan, karena panitia menyediakan snack bagi peserta yang hadir. Snack
saat acara berlangsung dan ketika menonton.
| Snack Time |
Acara peluncuran Firefox
Teranyar ini dimulai pukul 7pm dengan pembagian kaos Mozilla bagi peserta yang
beruntung. Peluncuran Firefox Teranyar dibuka langsung oleh Viking Karwur,
selaku Mozilla Indonesia Community Manager. Kemudian pemutaran video mengenai
Mozilla dan Komunitas Mozilla Indonesia serta video mengenai fitur fitur
terbaru yang hadir di firefox.
| sambutan dari Viking Karwur, Manager Mozilla Indonesia |
![]() |
| Photo from @ID_Mozilla |
| Peserta Junior dan Senior di #firefoxteranyar |
Pemotongan Tumpeng menjadi
simbolis Pesta Peluncuran Firefox Teranyar di Indonesia.
“Tumpeng merupakan cirri khas
Indonesia, karena itu mari kita Potong Tumpeng”, ucap Viking. Pemotongan
tumpeng sendiri disaksikan oleh Balita dan Bapak Dian, selaku peserta “paling”
junior dan senior yang mengikuti acara ini.
Berakhirnya prosesi pemotongan
tumpeng, maka berakhir juga acara Peluncuran Firefox Teranyar yang
diselenggarakan di Indonesia dan Indonesia menjadi Negara dengan jumlah peserta
terbanyak yang menghadiri Pesta Peluncuran Firefox Teranyar. Kalian Hebat
Indonesian.
| Kimi bangga sama Mozillian Indonesia |
Setelah acara resmi selesai,
peserta bisa bergabung untuk peluncuran
Firefox Teranyar, Mozilla Indonesia mengajak peserta untuk nonton bareng “The
Amazing Spiderman” yang digelar ditempat serupa pula dan pembagian grandprize
satu buah notebook bagi peserta yang beruntung diakhir acara.
Teks dan Foto : Astari Ratnadya
Teks dan Foto : Astari Ratnadya
Facebook : Astari Ratnadya
Twitter : @astarianadya
Subscribe to:
Posts (Atom)





