Gerhana Matahari Total 2016
Showing posts with label Gerhana Matahari Total 2016. Show all posts
#WonderfulEclipse : Terpikat Fenomena Langka Dunia Pariwisata
Tuesday, March 22, 2016
Perjalanan ke Balikpapan ini sebenarnya sudah
dipersiapkan dari jauh – jauh hari, dari zamannya ngurus proposal skripsi
hingga akhirnya udah sidang skripsi. Perjalanan ke Balikpapan ini sebenarnya
hanya wishlist untuk kembali
menginjakkan kaki di tanah Borneo.
Sebagai anak muda yang baru memasuki umur 20an,
perasaan gegana (gelisah, galau, merana) sering melanda. Gelisah dengan kondisi
keuangan yang mulai menipis karna ngeprint skripsi yang beberapa kali revisi. Galau
dengan aktifitas yang nantinya bakal dilakukan selama di Balikpapan (masa iya
ngeliatin kilang minyak). Merana karna harus jalan sendiri tanpa kamu di
sisi. #SingleBahagia.
Dari planning anget – anget ee ayam, akhirnya
perjalanan ke Balikpapan pun terealisasikan. Walaupun baru beli tiket
pesawatnya H-15 jam penerbangan. Alhamdulilah perjalanan ke Balikpapan bisa
terealisasikan. Sebelumnya sempat mikir untuk menggunakan moda transportasi laut, namun sepertinya lain waktu saja. Jadwal bolak - balik kampus semakin padat soalnya.
Karena kebetulan ada momen pariwisata yang menakjubkan! Sebut saja
Gerhana Matahari Total. Jadi saksi kejadian langka 350 tahun sekali, memang benar
– benar mengharukan sekaligus menakjubkan.
- Semua Mata Dunia tertuju pada Indonesia.
Mungkin memang, sekali seumur hidup Gerhana Matahari
Total menyambut Zamrud Khatulistiwa. Membuat warga Indonesia begitu antusias
menanti Gerhana Matahari Total. Belum lagi promosi besar – besaran dari
Kementrian Pariwisata dalam Wonderful Eclipse. Mata dunia pun tertuju pada
Indonesia. Rombongan turis – turis berbondong terbang ke Indonesia untuk bisa
melihat langsung dan menjadi saksi kejadian langka ini.
Akun Couchsurfing saya mendadak penuh dengan request
dari turis – turis yang mau nengok Gerhana Matahari Total di Palembang. Oh ya, kurang lebih
ada 11 daerah yang pas untuk menyaksikan Gerhana Matahari Total. Palembang,
Bangka Belitung, Tanjung Pandan, Palu, Ternate, Balikpapan, Halmahera, Luwuk,
Sampit, Palangkaraya, dan Poso.
Pilihan saya jatuh pada Balikpapan. Sebuah kota di
provinsi Kalimantan Timur yang terkenal sama ladang minyak (siapa tau ketemu juragan
minyak yang single dan tajir).
Go somewhere you’ve never been before –Dalai Lama-
Minjem quotenya grandpa Dalai Lama, kita kudu pergi
ketempat yang belum pernah kita datangi. Dengan catatan ada budget kesana. Alhamdulillah,
budget cukup buat beberapa hari disana. paling kalau kehabisan duit bisa jadi
porter di Bandara Sepingan.
Banyak yang melontarkan pertanyaan ke saya, mengenai
pilihan saya melihat Gerhana Matahari Total di Balikpapan. Yah, saya jawab
dengan santai penuh wibawa dan tata krama macem putri keraton. Dibawah ini
coretan saya tengah malem, sebelum beli tiket pesawat.
BALIKPAPAN
tiket PP 950K, budget penginapan 350K/CS, Solotrip (siapa tau nemu jodoh, ye kan),explore Balikpapan dan sekitarnya.
PALEMBANG
tiket PP 1,700K (harga tiket meroket), penginapan gratiiis, makan terjamin, Familytrip (orang rumah pasti pada ngikut ke Ampera = rame = rempong :p)
Plus minusnya sudah saya pikirin, hingga
akhirnya tiket berhasil terbooking pake internet banking bank mandhiri (nama
bank disamarkan).
- Pantai – Lapangan – Gedung Tinggi
Hal pertama yang saya pikirkan ketika mendarat di
Bandara Sepingan adalah spot yang tepat untuk memotret Gerhana Matahari Total. Apa
saya harus ke pantai biar bisa sekalian main pasir, atau harus lari ke lapangan
biar bisa melihat dengan jelas Gerhana Matahari Total, ataukah saya harus naik
ke gedung tertinggi di Balikpapan sambil menghirup secangkir es teh manis
sembari motret.
Ibarat menentukan pasangan hidup, tentu saja gadis
idaman para mertua (macem saya ini) tidak mau sembarangan memilih lokasi. Setelah
menimbang – nimbang dengan menghitung jarak, bensin, dan juga hal – hal lainnya.
Maka diputuskanlah Lapangan merdeka Balikpapan yang dipilih untuk memotret
Gerhana Matahari Total.
- Gerhana dan Piknik Keluarga
Lapangan merdeka Balikpapan yang biasanya ramai di
sore hari, mendadak padat pada pagi hari. Rombongan penduduk Balikpapan beserta
keluarga berbondong – bondong memenuhi lapangan merdeka.
Ada yang sudah
menyiapkan alat sederhana untuk melihat gerhana matahari total dari Kotak
sepatu, ada juga rombongan siswa dan mahasiswa yang siap dengan teropong
panjangnya, ada pula pasangan abege yang dateng sama pacarnya sambil nenteng
tongsis dan semartpon buat selfie. Kalau ada ditengah – tengah lapangan
merdeka, seru pokoknya. Semua beragam.
- Detik – detik Gerhana Matahari Total
Dan akhirnya, gerhana matahari total mampir di
Balikpapan walau hanya hitungan detik dan sangat cepat. Namun tetaplah memikat
bagi siapa saja yang melihatnya. Ada rasa haru dan bahagia ketika mendengar
nama tuhan dari bibir orang – orang yang melihat Gerhana Matahari Total. Singkat
namun memikat, gerhana matahari total yang melintasi zamrud khatulistiwa.
Pengalaman melihat langsung gerhana matahari total ini
bagai hadiah dari tuhan setelah beragam aktifitas #pejuangskripsi yang saya
perjuangkan beberapa bulan lalu. Hingga akhirnya lulus dan bisa terbang ke
Balikpapan. Menjadi kebahagiaan terbesar juga bagi saya ketika melihat langit
yang tiba – tiba menjadi gelap dan menyisakan keindahan setelahnya.
Keindahan mahakarya ciptaan tuhan memang tiada duanya.
Gerhana Matahari Total yang melintasi zamrud
khatulistiwa, berhasil membuat mata dunia tertuju pada Indonesia dan
mendongkrak pariwisata Indonesia.
Rasanya saya ingin hidup seribu tahun lagi, supaya
bisa menyaksikan fenomena langka ini bersama keturunan saya nantinya : ) .
Singkat namun Memikat, Gerhana Matahari Total di Balikpapan.#WonderfulEclipse
Friday, March 11, 2016
| Solar Eclipse 2016, Balikpapan. |
Jauh sebelum memilih Balikpapan
sebagai destinasi yang dituju untuk merekam Gerhana Matahari Total, banyak
artikel seputar Gerhana Matahri Total yang sudah saya baca. Sampai terpilihlah
Balikpapan sebagai destinasi yang akan saya datangi demi melihat langsung
Gerhana Matahari Total.
Kenapa harus ke Balikpapan ?
Bukan berarti tak cinta dengan
kota kelahiran, yakni Palembang. Tapi kalau diberi kesempatan untuk eksplor
kota lain kenapa enggak. Ditambah lagi dengan beberapa artikel yang saya baca,
bahwa Balikapapan merupakan tempat terbaik untuk melihat fenomena Gerhana
Matahari Total. Ditambah dengan tiket
pesawat menuju Balikpapan yang kebetulan “sesuai kantong”, maka Balikpapan lah
yang saya pilih.
| Awannya cakeup! |
Ada empat tempat yang dijadikan
sebagai lokasi untuk melihat langsung Gerhana matahari Total, yakni Lapangan
merdeka, Pantai Manggar, Tanah paser dan Grogot. Dari keempat lokasi yang
dijadikan lokasi untuk melihat Gerhana Matahari Total, pilihan saya jatuh pada
Lapangan Merdeka. Karena jarak pandang yang luas dan juga tidak terlalu banyak
halangan seperti pepohonan yang menganggu.
Fenomena langka gerhana matahari
total, 9 Maret 2016 disambut suka cita oleh warga Balikpapan yang berada di
lapangan merdeka. Warga setempat begitu antusias menyambut fenomena langka
Gerhana Matahari Total. Ada yang datang dengan keluarga, teman, sahabat,
kerabat, bahkan wisatawan asing pun terlihat memenuhi lapangan Merdeka. Memang tidak
terlalu banyak wisatawan asing yang memadati lapangan merdeka, karena banyak
wisatawan asing yang memilih Grogot sebagai lokasi untuk melihat gerhana matahari
total.
Sebelum fenomena gerhana matahari
total, ada pembagian kacamata gratis yang berlangsung riuh. Maklum yaaah,
jumlah kacamata yang Cuma seiprit dibanding dengan jumlah warga yang hadir. (Semoga
nexttime pemerintah bisa lebih baik mempersiapkan event keren seperti ini).
selain itu warga setempat juga melaksanakan sholat gerhana di musolla terdekat
dan helipad.
Gerhana Matahari Total di
Balikpapan terjadi pada pukul 08:34 wita. Saat dimana matahari bertemu dengan
bulan. Piringan matahari tertutup bulan dan kegelapan menyelimuti lapangan merdeka,
Balikpapan. Fenomena langka ini hanya terjadi sekejap saja, kurang lebih 60
detik. Gerhana matahari total di Balikpapan memang sangat singkat namun memikat
hati pengunjung yang berbondong – bondong ke Lapangan Merdeka.
![]() |
| Pict by : Astari Ratnadya |
Moment gerhana matahari total ini juga menjadi
ajang berkumpulnya mahasiswa Indonesia pecinta Astronomi. Dzakia Esti misalnya,
anggota klub astronomi dari pesantren di
kota Solo yang tergabung dengan 34 volunteer lainnya terbang ke Balikpapan
untuk melihat fenomena gerhana matahari total.
“kita ada 35 volunteer, sebelum acara puncak
gerhana matahari total ini sebelumnya ada lomba cerdas cermat bagi anak – anak SMA
dan juga pengamatan bintang di Dome”.
| Volunteer nya ramaah aneet :) |
Fenomena Gerhana Matahari Total memang memikat hati
siapa saja yang melihatnya. Termasuk saya!. posisi kamera dan tripod sudah pas.
Ditambah dengan bantuan kacamata khusus yang dijadikan filter untuk memotret
momen langka ini. Decak kagum akan fenomena langka ini begitu terasa. Semua masyarakat
yang memenuhi lapangan merdeka menyebut nama tuhannya masing – masing.
Kesulitan terbesar dalam memotret gerhana matahari
total ini adalah perlengkapan yang tidak memadai. Lensa standar banget,
ditambah dengan kondisi kamera yang kotor (lupa dibersihin). Jadi, bagi teman –
teman yang nantinya akan memotret fenomena alam lain seperti gerhana matahari
di tahun – tahun berikutnya, selalu persiapkan perlengkapan tempur kalian
yaaah.
Baca : Kamera.
Lucky Me!! bisa motret Gerhana Matahari Total. Dan Balikpapan, gerhana matahari totlanya bersiiih. Nggak pake drama - drama ketutup awan.
Baca : Kamera.
Lucky Me!! bisa motret Gerhana Matahari Total. Dan Balikpapan, gerhana matahari totlanya bersiiih. Nggak pake drama - drama ketutup awan.
Teks & Foto : Astari Ratnadya
Subscribe to:
Posts (Atom)
